header-int

Diaspora Indonesia Milano

Share
Posted : 20 Jun 2017
Nama Penulis:
H. Khumaini Rosyadi, M.Pd.I Catatan perjalanan dakwah guru PAI SMA YPK di Roma Italia 2017
Isi Artikel:

Acara berbuka bersama ini dihadiri 200 orang lebih, diawali dengan khidmat menyanyikan lagu Indonesia raya. Selanjutnya pembacan alquran oleh ibu mulyana dan saritilawah oleh al khansah. Surat alqadr dan albaqoroh 185 dibacakan sesuai dengan tema “Lailatul Qodar menjadikan pribadi yang terlahir kembali”.

Sambutan ketua panitia oleh Aditia Aulia, sekaligus Ketua persatuan Pelajar Indonesia (PPI) regional milan. Bapak Agung Pramudya sebagai pembina KMIM menyebutkan dalam sambutannya Italia merupakan urutan ketujuh dengan penduduk Islam terbanyak di eropa. Diaspora Indonesia di Milan multi etnis, ada yang melakukan perkawinan campur, bercampur dengan agama dan tetap menjalankan keyakinan masing-masing. Di sekolah pun kurang sekali pelajaran agama. oleh karena itu, Diaspora membentuk organisasi kmim al-ikhlas. dengan harapan ikhlas lillahi taala. Melakukan kebaikan Tanpa pamrih. KMIM juga dijadikan sebagai sarana silaturrahmi, digiatkan TPQ (taman Pendidikan Alquran). Program TPQ dilakukan pada Minggu ke-1 dan minggu ke- 3. Setiap dua atau tiga bulan sekali didatangkan Ustadz dari luar Milan, biasanya dari Belanda dan sekitar Eropa. Termasuk dalam program KMIM juga melakukan bimbingan dan pendampingan Haji dan umroh, tercatat sudah 15 diaspora Indonesia jamaah umroh berangkat bekersama dengan travel Magazi tour.

Teguh Imam Burhanuddin menjelaskan cikal bakal terbentuknya KMIM yang baru diresmikan oleh August Parengkuan di Milan, 17 Juli 2016. Acara ini juga dihadiri oleh Organisasi Koordinasi Muslim Eropa, anggotanya berasal dari berbagai macam negara, jumlahnya sudah mencapai 100 ribu orang lebih. Seperti yng diungkpkan oleh Umar Jibril, selaku ketua koordinasi muslim Eropa.

Kedatangan KBRI ke Milan juga menambah ramainya acara dengan warung konsuler. Biasanya dilakukan dua kali dalam setahun untuk mempermudah urusan diapora Indonesia tentang perpanjang pasport dan lain-lain. Ungkap Asraruddin Salam, Konsuler kBRI Italia. Sosialisasi kekonsuleran dilakukan pada tanggal 18 Juni 2017 di Milan akan mengupas tidak hanya masalah lapor diri dan pergantian paspor tetapi juga legalisir dokumen, urusan SIM, perkawinan WNI dan WNA, tempat pembuatan affidavit bagi anak dari perkawinan campur WNI dan WNA, pembuatan surat bukti nikah kelahiran, rekomendasi nikah di Italia, WNI overstay atau documented, kehilangan status kewarganegaraan, dan lain-lain.

Semoga acara yang digelar di Milan ini, disamping menambah akrab persatuan dan persaudaraan, jug mudah-mudahan dapat menjadi wahana menjaring Lailatul Qodar. Malam yang lebih baik dari seribu bulan. Karena acara ini pun juga termasuk dari bagian ibadah. Ini juga kebaikan. Amin.

File Pendukung:
SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang SMA Yayasan Pupuk Kaltim, sejak 1983 mengemban misi pendidikan bagi putra-putri karyawan PT. Pupuk Kaltim dan masyarakat Bontang dan sekitarnya, menerapkan sekolah serius untuk sebuah pembelajaran yang optimal, sehingga menjadikan sekolah ini Homebase-nya para juara dan menjadi The gateway to prominent universities dalam mengantar alumninya untuk studi lanjut.
© 2017 SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang Follow SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang : Facebook Twitter Linked Youtube