header-int

Taman Sholat Di Victoria Park Hongkong

Share
Posted : 30 Mei 2018
Nama Penulis:
H. Khumaini Rosadi, SQ, M.Pd.I )*
Isi Artikel:

“Waju’ilatul ardlu masjidan”. Dan dijadikan untukku dan umatku, bumi sebagai masjid. )H.R. Bukhari Muslim). Salah satu keistimewaan yang diberikan kepada umat nabi Muhammad adalah seluruh permukaan bumi yang suci bisa dijadikan masjid. Boleh dipakai untuk tempat sholat. Dalam istilah ilmu sharaf, masjid berasal dari sajada (fi’il Madli atau kata kerja yang menunjukkan arti telah bersujud) – yasjudu fi’il mudlori’ atau kerja yang menunjukkan arti sedang bersujud)  – sajdan (Isim Mashdar atau kata dasar yang menunjukkan arti perbuatan sujud). Masjid adalah isim makan atau kata yang menunjukkan arti tempat bersujud.

Masalahnya sekarang di Hongkong jarang sekali ada masjid. Tercatat masjid Hongkong hanya ada di Tsim Sa Tsui - Kowloon, masjid Ammar di Wanchai, dan masjid Stanley – Chai Wan di kawasan penjara kasus berat nara pidana Hongkong, dan masjid Jamia di Central yang merupakan masjid tertua di Hongkong yang dibangun dari tahun 1840. Masjid-masjid tersebut, jika ditempuh dari Victoria Park - tempat BMI (Buruh Migran Indonesia) berkumpul ria – sangat jauh. Harus naik MTR (Mass Transit Railway) – kereta cepat bawah tanah – atau teng-teng diteruskan dengan Bus. Sedangkan durasi perjalanan memberikan pengajian membutuhkan minimal 3 jam sampai 6 jam. 3 jam jika dekat dengan causeway bay. 6 jam jika letaknya di Yuen Long. Karena ustadz ditempatkan di kawasan causeway bay.

Victoria Park adalah tempat favorit berkumpulnya para BMI. Di sini, mereka bisa mengekspresikan semua keinginannya. Baik untuk mengisi hari liburnya, nongkrong-nongkrong sambil menggelar terpal, berselfie dan bervideo call dengan saudara di tanah air Indonesia, dan masih banyak lagi. Siang ini (25/5/18) cuacanya panas sekali. Sebelum shalat Jum’at saya mendapatkan pesan WA untuk mengisi pengajian di Victoria Park. Permintaan dadakan. Tidak terdaftar pada jadual sebelumnya. Oleh Bu Neni – Koordinator Dakwah Dompet Dhuafa saya diberikan nomor kontak ketua pengajian, ibu Tina - BMI asal Klaten Jawa Tengah yang sudah dua tahun lebih bekerja menjaga nenek-nenek di Hongkong.

Pengajian digelar dimulai pukul 14.00 sampai pukul 17.00. diselingi dengan Tanya jawab dan sholat ashar berjamaah. Berbeda dengan jamaah pengajian di tempat lain. Sholat berjamaah ashar pun dilakukan di sini, di taman victoria. Bukan di ruangan khusus. Bukan di ruangan tertutup. Tetapi sholat ini dilakukan di ruangan publik sehingga banyak orang lalu lalang berkeliaran melihat pengajian dan sholat berjamaah yang tidak biasa ini.

Victoria park berada di seberang jembatan library hongkong dan halte bus causeway bay. Tertata rapih dengan rimbunan pohon dan suara-suara burung merpati di sekelilingnya. Pantas saja menjadi serbuan para BMI untuk mencari tempat teduh sekalian mengadakan acara apa saja. Tetapi tentunya, selalu dipantau oleh satpam penjaga. Jika ada yang sampai tertidur di taman ini, akan segera dibangunkan oleh satpam penjaga tersebut. Ratusan bahkan ribuan BMI setiap akhir pekan berkunjung ke sini. Seperti apa yang disampaikan oleh Ana, BMI asal Indramayu yang sudah berpengalaman juga bekerja di Singapura.

BMI lebih memilih pengajian di tempat-tempat terbuka karena memang belum punya masjid sendiri. Masjid Indonesia. Sementara ada masjid, mayoritas pengurus dan jamaahnya orang-orang Bangladesh, itupun letaknya sangat jauh. Maka di sinilah kami sempatkan untuk berbuat kebaikan untuk mencari ilmu dan mengamalkan ajaran Islam. Ungkap Ibu Tina, Ketua Pengajian di Victoria Park.

Begitulah usaha para BMI untuk mengisi Ramadhan. Meskipun di ruang terbuka, rasa malu di buang jauh-jauh. Tidak bosan-bosannya mereka mengajak teman-teman yang lain untuk ikut bergabung dalam pengajian ini. Semoga mereka dikuatkan dan selalu diberikan kesabaran dalam menjaga dan mengamalkan ajaran Islam.

)* Corps Dai Ambassador Dompet Dhuafa (CORDOFA), Tim Inti Dai Internasional dan Multimedia (TIDIM) LDNU, Dosen Sekolah Tinggi Ilmu Tarbiyah (STITSYAM) Bontang, Guru SMA YPK Bontang, Imam Besar Masjid Agung Al-Hijrah Kota Bontang, Penulis Buku: Fathul Khoir – Memahami Tajwid dengan 300 bait Syair, Perjalanan Dakwah di Eropa, Al-Ma’shumi – Metode mudah belajar Alquran, Pengantar Mata Kuliah Praktek Keterampilan Ibadah, Fiqih al-Hijrah – Kumpulan Tanya Jawab Fiqih di al-Hijrah.

File Pendukung:
SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang SMA Yayasan Pupuk Kaltim, sejak 1983 mengemban misi pendidikan bagi putra-putri karyawan PT. Pupuk Kaltim dan masyarakat Bontang dan sekitarnya, menerapkan sekolah serius untuk sebuah pembelajaran yang optimal, sehingga menjadikan sekolah ini Homebase-nya para juara dan menjadi The gateway to prominent universities dalam mengantar alumninya untuk studi lanjut.
© 2018 SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang Follow SMA Yayasan Pupuk Kaltim Bontang : Facebook Twitter Linked Youtube